...TERIMA KASIH SUDAH BERKUNJUNG SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR...

BERMINAT BISNIS JUALAN PULSA, BELI HP, KOMPUTER.... silahakan klik ISCOM

Kamis, 14 April 2011

Apakah Chipset Itu?


Chipset adalah kumpulan microchip yang dirancang untuk bekerja sama untuk melakukan fungsi tertentu. Chipset dapat ditemukan di komputer, smartphone, peralatan jaringan nirkabel, dan jenis lain dari perangkat elektronik. Sebuah chipset sering dirancang khusus untuk bekerja dengan komponen tertentu, seperti satu unit processor atau CPU. Chipset melakukan fungsi yang berbeda tergantung pada dam maksud produsen.

Walaupun ada persamaan, tetapi CPU komputer yang dirancang untuk mampu menangani berbagai jenis perhitungan, sementara chipset biasanya dirancang untuk fungsi yang sangat spesifik. Koleksi-koleksi unik dari sirkuit sering bekerja di belakang layar untuk mengelola komponen kompleks yang banyak ditemukan di dalam elektronik modern. Dalam sebuah komputer pribadi (PC) misalnya, chipset yang mengontrol interaksi antara memori, CPU, dan bagian lain dari komputer.

Jumlah microchip dalam sebuah chipset PC saat ini sangat kompleks dan telah berkembang. Sementara chipset awal memiliki sebanyak lima chip, chipset modern sering hanya berisi dua: satu untuk Northbridge yang mengelola memori dan penghubung langsung ke CPU dan Southbridge terhubung ke Northbridge yang menangani komponen lainnya. Beberapa motherboard terbaru telah menggantikan Northbridge/Southbridge dengan microchip tunggal, walaupun chip tunggal masih disebut sebagai sebuah chipset.

Sebuah chipset juga dapat memberikan fungsionalitas khusus untuk beberapa perangkat. Di dalam smartphone, hal itu mungkin memberikan kemampuan Global Positioning System (GPS). Chipset nirkabel di dalam perangkat jaringan Wi-Fi mengontrol data siaran radio ke perangkat Wi-Fi lainnya. Dalam versi audio, Chipset adalah bagian dari kartu suara atau dibangun menjadi sebuah motherboard PC, mengubah sinyal digital menjadi suara analog.

Persyaratan kompleksitas dan unik chip ini membuat desain dan pembuatan menjadi sangat khusus. Perusahaan-perusahaan menjual beberapa rancangan mereka untuk banyak vendor hardware yang berbeda. Ini berarti bahwa persaingan keras dari berbagai produsen mungkin didukung oleh set microchip yang sama. Ini memiliki kelebihan bagi pengguna akhir sebagai driver chipset yang sama kadang-kadang dapat dimanfaatkan di seluruh hardware yang berbeda.

Chipset dapat ditemukan dalam elektronik lainnya juga. Sebuah printer atau scanner mungkin berisi salah satu yang dirancang khusus untuk mengontrol perangkat keras internal. Home theater seperti pemutar Blu-ray Disc berisi chipset yang memungkinkan pemutaran video dan audio. Bahkan produk tampaknya sederhana seperti kabel komputer dan adaptor mungkin saja ada chipset di dalamnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Minggu, 10 April 2011

Ini Dia Hardisk Kapasitas Terbesar di Indonesia


Jakarta - Western Digital (WD) resmi merilis hard drive terbaru mereka yang bekapasitas 3 TeraByte (TB) di Indonesia. Konon, produk tersebut merupakan hardisk dengan kapasitas terbesar yang ada di pasaran.

WD memang terbilang cukup cepat dalam merilis varian harddisk di kalangan pengguna komputer. Vendor yang bermarkas di Amerika Serikat itu pun memiliki serangkaian produk baru yang membidik berbagai kalangan, seperti yang terbaru WD Caviar Green 3TB.

Hardisk internal komputer dengan kapasitas 3TB memang belum banyak dijumpai di pasaran, bahkan WD mengklaim bahwa merekalah vendor pertama yang memiliki produk tersebut.

"WD selalu jadi yang pertama, dan kini kami jadi pertama di dunia yang merilis hardisk internal komputer berkapasitas 3TB," klaim, Albert Chang, Mobile Business Development Manager Asia Pacific, di Grand Hyatt Hotel, Rabu (22/12/2010).

WD Caviar Green 3TB selain memiliki kapasitas terbesar di kelasnya, produk ini juga memiliki teknologi yang lumayan canggih, misalnya penggunaan (Serial Advanced Technology Attachment) SATA versi 3.0.

Versi tersebut diklaim bisa mentransfer data hingga 6Gigabit (Gb) tiap detik. Ini berarti dua kali lipat dari versi sebelumnya (versi 2.0) yang hanya bisa menyemburkan data sebanyak 3Gb/detik.

"Kami sempat membandingkan dengan hardisk lain yang masih menggunakan SATA 2.0. Dan hasilnya, WD Caviar Green 3TB memiliki performa hingga 17 persen lebih cepat," ujar Chang.

Pun demikian ada faktor lain yang perlu diperhatikan ketika pengguna berniat meminang produk ini. Pasalnya WD Caviar Green 3TB tidak didukung oleh seluruh sistem operasi.

"WD Caviar Green 3TB tidak kompatibel dengan Windows XP, Vista atau 7 versi 32 bit, jadi saya sarankan untuk menggunakan Windows 7 64bit. Sedangkan untuk pengguna Mac atau Linux produk ini bisa digunakan seperti biasa," tambah Chang.

WD Caviar Green 3TB secara resmi telah tersedia di Indonesia. Hardisk dengan cache memory sebesar 64MB ini dijual pada kisaran harga Rp 3,5 juta.

Sumber : detikinet.com
»»  Baca Selengkapnya...

Sabtu, 09 April 2011

Apa Yang di Maksud Dengan Pagefile ?


Pada sistem operasi Microsoft Windows pagefile adalah nama yang diberikan kepada sebagian dari hard disk disediakan untuk menambah Random Access Memory (RAM). Pagefile bertindak sebagai RAM virtual, atau memori virtual, untuk meningkatkan waktu akses untuk program dan data yang sering digunakan. Namun perlu diketahui bahwa jika anda menggunakan memori 2 GB keatas, sebenarnya pagefile sudah tidak penting lagi.

RAM merupakan daerah penyimpanan-cepat yang dirancang untuk meningkatkan waktu akses ke program dan file yang sering digunakan. Mengambil data dari RAM lebih cepat daripada mengambil dari hard disk. Ketika boot sistem komputer, banyak RAM yang digunakan agar sehingga sistem dapat bekerja lebih baik. Firewall, program antivirus dan perangkat lunak lain yang berjalan di latar belakang juga mengkonsumsi RAM. Itulah sebabnya jika RAM kecil akan membutuhkan bantuan dari pagefile HDD.

Ketika penggunaan RAM penuh, sistem akan meminta bantuaan dari hard drive. Caranya adalah dengan menggunakan ruang kosong pada hdd yaitu pagefile dengan ukuran tertentu. Data yang diakses sedikitnya terletak di RAM secara otomatis dipindahkan ke pagefile tersebut. Dalam versi Windows sebelumnya pagefile ini dikenal sebagai sebuah swapfile.

Jika pengguna memiliki begitu banyak proses dan program yang sedang dijalankan dan semua itu tidak bisa dijalankan dari RAM, overflow dijalankan dari pagefile itu sendiri. Namun satu kekurangan sistem ini adalah bahwa, akses pagefile ini terasa lebih lambat daripada akses RAM. Idealnya sebuah sistem memiliki RAM besar sehingga pagefile tidak diperlukan, meskipun beberapa program sedang bekerja maka pagefile akan membantu.

Ketika komputer mati, semua data dalam RAM akan hilang. Hal ini tidak berlaku bagi hard disk tentu saja. Isi Pagefile bisa diambil di lain waktu menggunakan perangkat lunak scan. Untuk alasan ini beberapa orang mengkonfigurasi komputer mereka untuk mencegah pembersihan pagefile ketika menutup Windows.
»»  Baca Selengkapnya...

Jumat, 08 April 2011

Windows Vista Tinggal Menghitung Hari


Jakarta - Setelah kelahiran 'sang adik', Windows Vista praktis tak lagi menjadi fokus utama bisnis Microsoft. Perhatian raksasa TI ini jelas lebih tertuju pada Windows 7, selaku produk terbaru. Jika tak ada upaya yang signifikan dari Microsoft, nasib Vista tak ayal tinggal menghitung hari untuk terus tenggelam.

Imbas dari kemunculan Windows 7 sejatinya sudah memakan korban, yakni Windows XP. Tak butuh waktu lama bagi Microsoft untuk mengumumkan bakal menstop produksi sistem operasi yang begitu populer ini di awal tahun 2000-an.

XP sendiri bukannya tanpa prestasi. Bahkan jika dibandingkan, XP jauh lebih sukses ketimbang Vista. Buktinya, ketika Vista hadir untuk pertama kali, banyak pengguna komputer yang enggan untuk upgrade OS ke Vista. Padahal kala itu, Microsoft begitu gencar mengkampanyekan berbagai keunggulan Vista.

Namun apa daya, user memiliki penilaian sendiri. Mereka pun banyak yang lebih memilih setia menggunakan XP ketimbang harus berpindah ke Vista, selaku OS terbaru Microsoft saat itu.

Kini, Vista telah memiliki 'pesaing' baru, yaitu Windows 7. OS ini diklaim Microsoft memiliki peningkatan fitur yang jauh lebih canggih dari Vista, namun masih enteng ketika dijalankan bagi PC yang berspesifikasi rendah. Kemampuan inilah yang sempat membuat Vista ditolak oleh user, spesifikasi yang dibutuhkannya terlampau berat.

Sebagai perbandingan, perangkat netbook yang terkenal dengan spesifikasi pas-pasan, saat ini sudah mampu untuk dijalankan dengan Windows 7. Namun ketika dijajal dengan Vista, jangan harap bisa mendapatkan pengalaman yang mengasyikkan, yang ada laptop mini tersebut bakal lelet.

Itu baru dari sisi teknis, sekarang coba kita lihat dari sisi harga jual. Menurut Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia, harga Windows 7 yang versi low-end hanya lebih tinggi 1-2% ketimbang Vista versi yang sama.

Sementara untuk Windows 7 versi Ultimate alias yang versi high-end justru lebih murah US$ 70-80 dolar jika dibandingkan Vista Ultimate. Nah, jika Anda diminta memilih, tawaran mana yang menurut Anda lebih menarik? Sebagian besar pasti memilih Windows 7!

Nah, atas beberapa alasan itulah sulit rasanya mengharapkan Vista akan mempertahankan pasarnya, jika tak mau dibilang bakal semakin tenggelam. Sebab, Microsoft pun tak terlihat tanda-tandanya untuk menggelar misi penyelamatan untuk Vista. Meskipun perusahaan memiliki kebijakan bahwa setiap 'masa hidup' (life cycle) produk Microsoft batasnya adalah tiga tahun.

Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia pun sudah mengindikasikan bahwa masa hidup Vista memang tak lama lagi.

"Vista juga bakal distop, tapi saat ini support-nya masih ada dan media kit masih disediakan," ujarnya kepada detikINET.

Microsoft Indonesia bahkan telah mengintruksikan para partner mereka untuk melakukan roll out stock alias menukarkan produk Vista mereka ke Windows 7 sejak Desember 2009 lalu.

"Namun kalau ada user yang membeli komputer baru dengan Windows 7 lalu ingin downgrade ke Vista, tetap kami sediakan," tandas Lukman.

Sumber : detikinet.com
»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 07 April 2011

Cara Membasmi Virus Sality (exe)

Jika folder-folder di komputer kamu mempunyai ekstensi .exe, .com. .scr kemungkinan besar computer kamu telah terserang virus sality. Untuk membasmi virus sality ini tidak mudah, selain mendupilkasi folder, virus sality juga menyerang file dengan ekstensi .exe.

Hal ini tentunya akan sangat menggangu kinerja komputer karena aplikasi-aplikasi yang sudah terinstal akan bekerja tidak normal. Dan celakanya semua master aplikasi yang ada dalam drive tidak bisa dijalankan termasuk antivirus. Ketika kamu akan melakukan scanning online melalui internet, semua situs penyedia free online scanning antivirus juga tidak dapat diakses. Lantas bagaimana cara menghapus/membasmi virus sality yang merepotkan ini?

Virus Sality akan menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan default share Windows atau share folder yang mempunyai akses full dengan cara menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe/com/scr.

Untuk itu, perusahaan sekuriti Vaksincom menyarankan pengguna komputer untuk menonaktifkan Default Share (C$, D$ .. dst) dan hindari full sharing folder Anda di jaringan.

Berikut cara singkat membersihkan virus W32/Sality.AE yang dikutip dari Vaksincom :

1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan dan internet.

2. Matikan System Restore selama proses pembersihan berlangsung.

3. Matikan Autorun dan Default Share.

4. Matikan program aplikasi yang aktif di memori agar proses pembersihan lebih cepat terutama program yang ada dalam daftar startup.

5. Sebaiknya scan dengan menggunakan removal tools dengan terlebih dahulu merubah ekstensi dari removal tools tersebut dengan ekstensi lain [contoh: CMD] agar tidak diinfeksi ulang oleh W32/Sality.AE.

6. Agar komputer yang sudah terinfeksi W32/Sality.AE dapat booting safe mode, silahkan restore registry yang sudah diubah oleh virus.

7. Fix registry lain yang diubah oleh virus,

8. Restart komputer dan scan ulang dengan menggunakan removal tools untuk memastikan komputer telah bersih dari virus.

9. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang dapat mendeteksi Sality dengan baaik

Sumber : http://mico0355.wordpress.com/
»»  Baca Selengkapnya...